POTENSI PRODUKSI BIOGAS DARI ANAEROBIC DIGESTION KOTORAN SAPI DAN KULIT NANAS SEBAGAI SUMBER ENERGI RICE COOKER BIOGAS

Authors

  • Doddy Suanggana Institut Teknologi Kalimantan image/svg+xml
  • Hadhimas Dwi Haryono Program Studi Teknik Mesin, Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan, Indonesia
  • Alfian Djafar Program Studi Teknik Mesin, Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan, Indonesia
  • Jordy Irawan Program Studi Teknik Mesin, Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33379/gtech.v6i1.1246

Keywords:

Biogas, Kulit Nanas, Kotoran Sapi, Anaerobic Digestion, Rice Cooker

Abstract

Limbah hasil perkebunan seperti nanas dapat menghasilkan limbah khususnya pada bagian kulit. Limbah ini dapat memiliki dampak terhadap pencemaran lingkungan. Teknologi anaerobic digestion merupakan salah upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan memanfaatkan limbah untuk menghasilkan biogas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi campuran kotoran sapi dan kulit nanas dengan anaerobic digestion untuk menghasilkan biogas. Volume digester yang digunakan pada penelitian ini sebesar 20 L dengan variasi SN1 (kotoran sapi 50%: kulit nanas 50%), SN2 (kotoran sapi 70%: kulit nanas 30%), dan SN3 (kotoran sapi 30%: kulit nanas 70%) dengan rasio pengenceran air 1:3. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata – rata temperatur biogas SN1 30,4 °C, SN2 29.9 °C dan SN3 31,8 °C. Tekanan yang dihasilkan SN1 0,38 bar, SN2 0,93 bar, dan SN3 1,86 bar. Massa SN1 2,9 g, SN2 7,3 g dan SN3 17,4 g. Selanjutnya hasil produksi biogas ini diuji dengan rice cooker biogas, dan dibutuhkan waktu memasak nasi selama 14 menit 35 detik. Campuran dari kotoran sapi dan kulit nanas ini berpotensi untuk menghasilkan biogas.

References

Azevedo, A., Gominho, J., & Duarte, E. (2021). Performance of Anaerobic Co-digestion of Pig Slurry with Pineapple (Ananas comosus) Bio-waste Residues. Waste and Biomass Valorization, 12(1), 303–311. https://doi.org/10.1007/s12649-020-00959-w

BPS Balikpapan. (2022). Produksi Buah-buahan Menurut Jenisnya. https://balikpapankota.bps.go.id/indicator/55/91/1/produksi-buah-buahan-menurut-jenisnya.html

Conibear, L., Butt, E. W., Knote, C., Lam, N. L., Arnold, S. R., Tibrewal, K., Venkataraman, C., Spracklen, D. V, & Bond, T. C. (2020). A complete transition to clean household energy can save one–quarter of the healthy life lost to particulate matter pollution exposure in India. Environmental Research Letters, 15(9), 94096. https://doi.org/10.1088/1748-9326/ab8e8a

Fazliyana, A., Hamzah, A., Hamzah, M. H., Najmi, F., Mazlan, A., Man, H. C., Jamali, N. S., & Siajam, S. I. (2020). Anaerobic Co-digestion of Pineapple Wastes with Cow Dung: Effect of Different Total Solid Content on Bio-methane Yield. Advances in Agricultural and Food Research Journal, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.36877/AAFRJ.A0000109

Gupta, K. K., Aneja, K. R., & Rana, D. (2016). Current status of cow dung as a bioresource for sustainable development. Bioresources and Bioprocessing, 3(1), 28. https://doi.org/10.1186/s40643-016-0105-9

Hollada, J., Williams, K. N., Miele, C. H., Danz, D., Harvey, S. A., & Checkley, W. (2017). Perceptions of Improved Biomass and Liquefied Petroleum Gas Stoves in Puno, Peru: Implications for Promoting Sustained and Exclusive Adoption of Clean Cooking Technologies. International Journal of Environmental Research and Public Health, 14(2). https://doi.org/10.3390/IJERPH14020182

Irawan, D., & Suwanto, E. (2017). Pengaruh EM4 (Effective Microorganisme) Terhadap Produksi Biogas Menggunakan Bahan Baku Kotoran Sapi. Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin, 5(1), 44–49. https://doi.org/10.24127/trb.v5i1.118

Jos, B., Sumardino, S., & Nurfaizin, S. (2020). The Effect of Microwave Power and Exposure Time to Increase Biogas of Pineapple Peel Waste. 16(12), 71–77.

Muenmee, S., & Prasertboonyai, K. (2021). Potential biogas production generated by mono-and co-digestion of food waste and fruit waste (Durian Shell, Dragon Fruit and Pineapple Peel) in different mixture ratio under anaerobic condition. Environmental Research, Engineering and Management, 77(1), 25–35. https://doi.org/10.5755/j01.erem.77.1.25234

Mujdalipah, S., Dohong, S., Suryani, A., & Fitria, A. (2014). Pengaruh Waktu Fermentasi Terhadap Produksi Biogas Menggunakan Digester Dua Tahap Pada Berbagai Konsentrasi Palm Oil-Mill Effluent Dan Lumpur Aktif. Agritech: Jurnal Fakultas Teknologi Pertanian UGM, 34(1), 56–64. https://doi.org/10.22146/agritech.9523

Suanggana, D., Djafar, A., & Gunawan, G. (2020). Analisis Pemanfaatan Energi Biogas Dari Campuran Limbah Kotoran Sapi Dan Kulit Durian Sebagai Energi Alternatif. Jurnal Teknologi Terpadu, 2(Oktober), 119–125.

Wati, D. S., & Rukmanasari, D. P. (2011). Pembuatan Biogas Dari Limbah Cair Industri Bioetanol Melalui Proses Anaerob (Fermentasi). 6. http://eprints.undip.ac.id/36740/

Yasmin, N., & Grundmann, P. (2019). Adoption and diffusion of renewable energy – The case of biogas as alternative fuel for cooking in Pakistan. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 101, 255–264. https://doi.org/10.1016/J.RSER.2018.10.011

Published

2022-04-11

How to Cite

POTENSI PRODUKSI BIOGAS DARI ANAEROBIC DIGESTION KOTORAN SAPI DAN KULIT NANAS SEBAGAI SUMBER ENERGI RICE COOKER BIOGAS. (2022). G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 6(1), 1-7. https://doi.org/10.33379/gtech.v6i1.1246

Most read articles by the same author(s)